Detail Berita

BIMBINGAN TEKNIS STANDARISASI PERBENIHAN VUB PADI DI JAWA TIMUR

Malang, 28 September 2022 - Benih memiliki peran yang sangat penting dalam kegiatan budidaya. Dalam pemanfaatannya, benih tersebut harus terjamin mutunya, baik genetik, fisik, maupun fisiologis, tepat waktu dan lokasi, serta varietas yang digunakan sesuai dengan lapangan sehingga diperlukan suatu proses standarisasi bagi benih. Melihat pentingnya standarisasi dalam perbenihan, BPTP Jawa Timur hadir dalam gelaran Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tema "Standarisasi Perbenihan VUB Padi di Jawa Timur” yang dilaksanakan di Ruang Bougenville, BPTP Jawa Timur dan diikuti secara langsung oleh sekitar 75 orang petani dan penyuluh yang merupakan penangkar benih padi maupun calon penangkar dari wilayah Kabupaten Malang serta secara daring melalui zoom meeting dan YouTube BPTP Jawa Timur.

Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala BPTP Jawa Timur, Dr. Atekan, SP, M.Si dengan didampingi Kasubag TU, Putu Bagus Daroini, SP, M.Si. "Saya mewakili kawan-kawan BPTP memgucapkan terimakasih atas kedatangan  BPTP merupakan UPT Badan Litbang Pertanian, yang sekarang telah bertransformasi menjadi Badan Standardisasi Instrumen Pertanian. Ini merupakan kegiatan bimtek pertama setelah terbentuknya badan baru kami. Adapun topik dari bimtek kali ini memang kami fokuskan kepada perbenihan VUB padi, sehingga dapat menumbuhkan penangkar padi. Untuk menjadi penangkar padi tentunya harus melalui proses dan ini dapat kita capai melalui kolaborasi dan sinergi yang baik dari Dinas Pertanian, BPSB, serta BPTP. Mudah-mudahan apa yang kita dapat disini dapat kita tularkan kepada kawan-kawan di lingkungan kita masing-masing", sambut Dr. Atekan, SP, M.Si.

Selanjutnya Kabid Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Slamet Budi Samsul, SP menyampaikan bahwa bimtek ini merupakan momen yang baik untuk berdiskusi terkait penangkaran benih padi. "Kami mewakili DTPHP berharap bapak dan ibu yang hadir disini dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga bila ada masalah yang belum tersampaikan kepada kami dapat kita diskusikan melalui forum ini"

Memasuki sesi materi, kegiatan pemaparan materi menghadirkan narasumber kompeten dibidang perbenihan tanaman pangan dan kelembagaan pertanian. Pemaparan materi ini dilaksanakan dalam 2 sesi. Sesi pertama dengan narasumber Slamet Budi Samsul, SP (Kabid Tanaman Pangan DTPHP Kabupaten Malang) yang menyampaikan "Kebijakan Perbenihan Padi di Kabupaten Malang" serta Prima S. Welli Candra, A.Md (UPT PSBTPH Jawa Timur) "Prosedur Menjadi Penangkar Benih Padi Bersertifikat" yang di moderatori oleh Indra Bagus Raharjo, S.ST, M.Sc. Untuk sesi kedua, bertindak sebagai narasumber ialah Ardiansyah, SST (BPTP Jawa Timur) yang menyampaikan "Pengenalan VUB Padi dan Standarisasi Produksi Benih", serta  Ir. Tini Siniati Koesno, M.Si dengan materi "Penguatan Kelembagaan Perbenihan Padi". Adapun sesi kedua ini dimoderatori oleh Dr. Gunawan, M.Si.

Dalam kegiatan bimtek kali ini, diberikan doorprize berupa benih Inpari 32 dengan kelas SS kepada petani yang dinilai aktif dalam diskusi. Harapannya dengan bantuan benih ini petani kian bersemangat untuk menjadi penangkar benih VUB Padi. Terakhir, kegiatan bimbingan teknis secara resmi ditutup oleh Sub Koordinator KSPP, Rika Asnita, SP, M.Sc

Berita Lain