Detail Berita

Pertemuan FFD (Farm Field Day) Program PPHT (Penerapan Pengendalian Hama Terpadu) Padi

Pada hari Selasa tanggal 16 Agustus 2022 dilaksanakan kegiatan Pertemuan Farm Field Day (FFD) dari Program Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT) Padi di Kelompok Tani Sri Rrejeki 1 dan 2 Desa Mangliawan Kecamatan Pakis.  Pada kegiatan FFD ini dihadiri oleh UPT Proteksi Jawa Timur yang diwakili oleh Bapak Edi, BPTP Jawa Timur yang diwakili oleh Bapak Ardiansyah, Camat Pakis yang diwakili oleh Kasie Ekbang Bapak Zainal, Koordinator POPT se-Malang Raya, Kepala Desa Mangliawan, Babinkamtibnas dan Babinsa Desa Mangliawan, dan petugas PPAH di Kecamatan Pakis.

Kegiatan FFD ini merupakan penghujung dari kegiatan Program PPHT yang dilaksanakan di Poktan Sri Rejeki 1 dan 2 Desa Mangliawan Kecamatan Pakis.  Program ini terdiri dari 12x pertemuan dimana 1x pertemuan untuk kegiatan koordinasi, 10x pertemuan untuk sekolah lapang dan 1x pertemuan FFD.  Kegiatan Program PPHT ini mulai dilaksanakan pada awal musim tanam yaitu pertemuan koordinasi di pertengahan bulan April tanggal 21 April 2022. Dilanjutkan dengan pertemuan Sekolah Lapang sebanyak 10x yang dilaksanakan setiap hari rabu mulai dari tanggal 11 Mei 2022 hingga 20 Juli 2022.  Pada tanggal 20 Juli 2022 dilaksanakan studi banding ke Poktan Sumber Makmur 2 Desa Sumber Ngepoh Kecamatan Lawang dimana poktan ini telah menerapkan prinsip PHT dalam budidaya padi. 

Pada kegiatan FFD ini dilakukan evaluasi hasil dari pelaksanaan Program PPHT yang dipandu oleh Bapak Edi dari UPT Proteksi.  Para peserta diminta menyampaikan apa saja yang telah  diperolah dari mengikuti kegiatan tersebut dan apa rencana tindak lanjut (RTL) setelah kegiatan ini berakhir.  Dari kegiatan evaluasi tersebut diperoleh 3 kegiatan RTL yaitu, pertama para peserta sepakat bahwa akan terus menerapkan ilmu yang didapat selama kegiatan PPHT yaitu penggunaan pupuk organik dan agensi hayati, kedua para peserta akan melakukan pertemuan lanjutan dari kegiatan PPHT ini dengan mengajukan RAB ke desa dan ketiga para peserta akan melanjutkan perbanyakan agensi hayati secara mandiri.

 

Berita Lain