Detail Berita

Dengan Semangat Sumpah Pemuda, Srikandi Penyuluh Pertanian Turen Melaksanakan Penyuluhan Siang Malam

Pupuk merupakan kebutuhan utama di bidang pertanian. Saat ini petani beranggapan bahwa pupuk semakin langka padahal tanaman sedang membutuhkan pupuk agar mencapai produktivitas yang diinginkan. Bertempat di Balai Desa Sananrejo, Penyuluh Pertanian Kecamatan Turen hadir di tengah tengah petani untuk menyampaikan penjelasan dan memberikan alternatif solusi tentang kelangkaan pupuk bersubsidi. Hari Jumat, tanggal 28 Oktober 2022 bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, telah dilaksanakan kegiatan Penyuluhan secara swadaya kepada Kelompok Tani Sidomukti I dan III pada siang hari dan Kelompok Tani Sidomukti IV pada malam hari untuk mencari solusi kelangkaan pupuk bersubsidi. Pertemuan ini merupakan hari kedua setelah sehari sebelumnya dilaksanakan Penyuluhan di Kelompok Tani Sidomukti II.

Pertemuan ini dilatar belakangi oleh keresahan petani terkait kelangkaan pupuk bersubsidi menjelang akhir tahun 2022. Penyuluh pertanian bekerjasama dengan pemerintah Desa Sananrejo dan Gapoktan Sidomukti kemudian melaksanakan kegiatan penyuluhan secara paralel di empat kelompok tani di Desa Sananrejo tersebut. Pada pertemuan ini dijelaskan oleh penyuluh pertanian bahwa telah terjadi Realokasi pupuk bersubsidi sehingga alokasi dan eRDKK tidak sama. Pada pertemuan ini juga disampaikan bahwa banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kelangkaan pupuk kimia bersubsidi. Salah satunya adalah dengan menambahkan pupuk organik baik padat maupun cair sebagai pupuk  dasar sehingga akan mengembalikan kesuburan lahan dan memudahkan penyerapan nutrisi tanaman. Selain itu pada pertemuan ini juga dilaksanakan diskusi dan diambil kesepakatan penyaluran pupuk bersubsidi agar lebih tepat sasaran kepada petani yang benar benar membutuhkan.

Berita Lain